Pemalang – Komunitas bagi ODS (Orang Dengan Scleroderma) berganti nama menjadi Yayasan Scleroderma Indonesia, setelah sebelumnya bernama Komunitas Scleroderma Indonesia. Yayasan yang telah berbadan hukum ini resmi berdiri pada tanggal 28 November 2016 di Pemalang, Jawa Tengah, sesuai dengan domisili pendirinya, Patrisia Ayu.
“Sementara ini yayasan kami pusatkan di Pemalang, sesuai domisili saya, karena saya juga berkerja di Pemalang. Harapan kami semoga kami dapat membesarkan yayasan di Semarang, yang ada rumah sakit dan dokternya”, ujar Patrisia Ayu, wanita yang berprofesi sebagai seorang guru ini.
Meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang penyakit Scleroderma menjadi salah satu visi dan misi Yayasan Scleroderma Indonesia dan menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan yayasan. Dalam prakteknya, selain memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga, yayasan juga mengikuti serta mengadakan beberapa kegiatan yang mendukung terealisasinya visi dan misi tersebut. Selain kegiatan di lapangan, Yayasan Scleroderma Indonesia juga memberikan informasi melalui media sosial yang dapat diakses melalui berbagai sarana yang sudah tersedia.
“Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk yayasan, karena ini berpengaruh juga untuk kualitas hidup ODS di seluruh Indonesia”, imbuh dewan pembina Yayasan Scleroderma Indonesia, Agustina Putri.